[arsip berita penipuan scam vgmc dari riau post] DPRD Minta Polisi Usut Bisnis VGMC

[untuk pelajaran anak cucu ke depan, inilah arsip berita kejahatan penipuan scam ponzi vgmc yang diberitakan di Riau Post. bila di masa mendatang ada “bisnis” dengan moda dan cara-cara yang mirip-mirip dengan vgmc, waspadalah…. juga Anda harus tetap waspada dengan gendruwo/ jelmaan /metamorfosis vgmc yang cuma akal-akalan saja agar para member bisa dibohongi dengan kebohongan berlapis, dan agar para member bisa diredam protes mereka; ya tergantung apakah membernya orang tolol atau tidak, kalau totot ya mudah, tapi kalau sudah bangkit kemampuan berpikirnya, ya tahu kalau diboongi dengan keboongan berlapis.]

Depan >> Pro Otonomi >>
DPRD Minta Polisi Usut Bisnis VGMC
19 Oktober 2012 – 10.05 WIB > Dibaca 5585 kali Print

Invalid Domain Name
PEKANBARU (RP)- Banyaknya masalah bisnis investasi yang dinilai mulai merugikan masyarakat Riau, seharusnya ditanggapi oleh aparat penegak hukum.

Jika suatu bisnis meresahkan masyarakat, diminta atau tidak, semestinya pihak kepolisian melakukan pengusutan.

Seperti bisnis investasi di bawah bendera VGMC (Virginia Gold Mining Corporation) yang dinilai sudah membuat resah hampir semua masyarakat baik dari kalangan biasa hingga pejabat.

Bisnis yang menjanjikan keuntungan besar ini ditengarai telah menyebabkan ribuan masyarakat Riau terjebak dalam kebingungan.

‘’Harus kita akui, banyak masyarakat kita sekarang terjebak dengan bisnis VGMC. Dan saat ini mereka dilanda kecemasan yang mendalam akibat mulai tidak berjalannya bisnis ini dengan normal. Jika sudah membuat keresahan, seharusnya pihak kepolisian langsung turun tangan melakukan pengusutan terutama kalangan pemimpin usaha ini di Riau,’’ jelas anggota DPRD Riau, H Zukri Misran kepada wartawan di gedung DPRD Riau, Kamis (18/10).

Menurutnya, kejadian di Pelalawan di mana masyarakat umumnya sudah sangat berharap lewat bisnis ini, membuat miris semua pihak. Untuk bisa ikut investasi ini, banyak masyarakat harus menjual kendaraan dan tanah yang dimiliki sebagai modal.

Dan tak hanya kalangan umum, kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di Pelalawan juga sudah banyak yang menggadaikan SK pengangkatan hanya untuk bisa bergabung dalam VGMC.

‘’Sejak awal Oktober lalu, bisnis ini sudah istirahat. Akibatnya, masyarakat mulai panik karena sudah kehilangan harta yang dimilikinya,’’ tambah Zukri.

Seperti diberitakan Riau Pos beberapa waktu lalu, investasi menggiurkan dengan keuntungan berlipat dari Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) ternyata banyak diikuti PNS, pengusaha, pedagang, anggota DPRD, bahkan masyarakat biasa, di Kabupaten Pelalawan.

Bahkan ada yang investasi miliaran rupiah dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan berlipat ganda. Namun, keuntungan tersebut sekarang tinggal mimpi saja.

Perbincangan hangat yang menyebutkan tentang susahnya pencairan dana dari VGMC terus dibincangkan di kedai kopi dan kantor dinas.

Bahkan nilai investasi masyarakat yang ikut investasi tersebut ada yang mencapai Rp1 miliar. Sedangkan rata-rata investasi Rp50 juta hingga Rp500 juta.

Seperti yang diutarakan Husni Tamrin, di Pangkalankerinci. Tamrin menyebutkan, investasi ini sangat menggiurkan. Namun, dirinya tidak tertarik untuk investasi tersebut. Lebih baik berpikir tentang kepentingan masyarakat dan usaha kebun saja.

‘’Saya bilang menggiurkan katanya kalau investasi Rp100 juta bisa dapat Rp25 juta per bulan. Siapa yang yang mau memberi uang sebesar itu. Tapi, sekarang saya dengan pembicaraan di tengah masyarakat banyak yang mengeluh. Bahkan ada yang termenung karena baru memasukan investasi Rp300 juta sampai gadaikan SK. Namun dananya tidak bisa diambil lagi,’’ ujarnya.(ans)

 

dddd

Beri Tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s