inilah tampilan web yang telah berhasil menjebak orang-orang indonesia

Inilah tampilan web yang telah berhasil menjebak orang-orang indonesia dari dulu sampai kini masih tetap seperti ini tidak ada tanda-tanda perubahan. Yang berhasil dijebak akan diberi kunci untuk masuk sehingga bisa melihat angka-angka berapa uang yang telah disetor ke sini, lalu setiap bulan akan menerima tambahan angka fixed tetap berdasarkan angka yang sebelumnya sudah mengendon di sana.

Tidak peduli berapa laba vgmc dalam mengeruk dan menambang para “investor” baru, para investor lama akan mendapatkan kenaikan angka fixed seperti halnya seorang rentenir meminjamkan uang kepada para korban.

Dan lucunya salah satu cara membujuki korban adalah bahwa vgmc beroperasi di USA atau dilegalisasi oleh USA Amerika Serikat dengan memberikan link-link pdf asal-asalan, yakni asal ada kata-kata vgmc nya, semisal ini:

http://goo.gl/CBxnc

dan karena rata-rata para “investor” asal indonesia itu kurang paham soal yagn gini gini ini, ya mereka manggut-manggut saja.

Dan salah satu link pdf yang paling mereka unggul unggulkan adalah ini:

http://appext9.dos.ny.gov/corp_public/CORPSEARCH.ENTITY_INFORMATION?p_nameid=4180410&p_corpid=4180910&p_entity_name=%76%69%72%67%69%6E%20%67%6F%6C%64%20%6D%69%6E%69%6E%67%20%67%72%6F%75%70%20%69%6E%63&p_name_type=%41&p_search_type=%42%45%47%49%4E%53&p_srch_results_page=0

padalah dari sisi nama saja udah beda jauh:

yang satu pakai nama: Virgin Gold Mining Group, Inc.

yang satunya lagi pakai: Virgin Gold Mining Corporation

… dan karena mayoritas para pengekor asal indonesia suka diboongin, ya sudah gara-gara link di atas mereka langsung manggut-manggut kayak monyet di-tulup dan langsung kejebak.

So …. waspadalah!!!!! Amerika Serikat sangat ketat dalam soal scam scam an dan ponzi ponzia so dia tidak akan sekali-kali mentolerir vgmc yang bodong. Kalau ada nama yang mirip VGMC Anda harus hati-hati itu nama banyak dipakai di Amerika Serikat dan jangan mau Anda diboongin dengan diklaimkan nama PDF vgmc dari Amerika Serikat agar Anda mau dengan mudah dijebak oleh para dedengkot VGMC.

Oh ya mana website yang statis tidak berubah dari dulu itu yang telah berhasil melumpuhkan sebagian besar sebagian kecil rakyat Indonesia itu? Ini dia:

Screen shot di atas saya amankan di sini biar bisa untuk kenang-kenangan buat anak cucu kita nanti kalau web tersebut sudah tidak bisa diakses lagi oleh para penggemarnya karena kegiatan scam ponzi dengan berbasiskan cara MLM nya sudah dirasa cukup, lalu dengan sekali pecet web tersebut bisa langsung putus dari koneksi internet.

Update awal oktober, berikut adalah fitur daleman vgmc yang sudah dibuat impoten oleh kepala vgmc yang di pangkal pusat penggodogan nasi di sana: (ini juga untuk kenang-kenangan):

 

resmilah sudah para kaki-kaki korban skema ponzi vgmc sudah lumpuh tidak berdaya, dan tentu saja akan kesulitan untuk mengadu kepada siapa, lha orang di awal sudah diwanti-wanti, “… nanti kalau uangmu ditilep itu adalah risiko bisnis.”  Padahal kalau dipikir jernih itu bukan risiko bisnis, tapi risko berjudi. Apa beda perdagangan/bisnis dengan judi? Kalau dagang antara kedua pihak mendapat untung sama-sama. Yang jual dapat laba. Yang beli dapat manfaat dari barang di beli. Tapi kalau judi, pasti dan dapat dipastikan akan selalu ada pihak yang “untung” dan ada pihak yang “buntung” secara perhitungan material. Dalam judi sistem ponzi, secara materi yang untung adalah para dedengkot, dan yang buntung dipastikan adalah para kaki-kaki penopang para dedengkot yang sudah manggut-manggut bertengger di atas. Namun kedua golongan ini karena mengamalkan sistem yang rusak, di sana nanti akan dimintai pertanggungjawabannya mengapa kok mereka sampai kecebur dan menceburkan diri ke dalam sistem ponzi begini ini.

Adapun pihak yang buntung, mereka biasanya malu luar biasa, mau lapor polisi juga malu. Ya semoga tetap tabah mereka semua dan bisa mengambil pelajaran. Yang lebih penting lagi, semoga kedua pihak ini menjadi sadar, sehingga secara perhitungan materi, pihak yang “untung” mengembalikan semua keuntungan dan membagi rata kepada pihak yang buntung. Lalu mereka bertobat menyesali kesalahan mereka dan kembali kepada kehidupan yang normal bebas scam dan judi, serta tiputipu semacam ini.

Para upliner (leader) VGMC bersiap-siaplah menunggu giliran

Berita yang dihembuskan dari pihak VGMC adalah ECMC adalah tiruan VGMC, padahal ECMC juga bilang begitu. Tapi siapa meniru siapa, tidak masalah, yang jelas ECMC sudah masuk ke pintu kehancuran digerogoti usia scam sistem ponzi. Lihat berita di KONTAN:

http://investasi.kontan.co.id/news/ecmc-masuk-radar-satgas-investasi

Melihat komen komentar di berita itu, saya jadi miris, para leader / upliner (baca: istilah yang tepat bukan leader tapi dedengkot atau gembong atau bandar) ECMC sudah menjadi bulan-bulanan para downliner.

Karena ada kemiripan mendekati seratus persen dalam cara kerja antara ECMC dan VGMC, maka sebentar lagi VGMC akan masuk berita KONTAN dengan topik yang serupa. Nanti akan ada berita bandar diserbu para petaruh pengikut bawahan.

Ikut sistem scam berbasis mlm dan ponzi semacam ini memang ibarat orang mengkonsumsi psikotropika/ganja/dsb, setelah ikut di dalamnya, mereka akan tidak bisa sadar, mereka akan selalu merasa manfaatnya, nyaman, segaar, nikmat luar biasa, mereka akan merasa bahawa itu bukan penipuan, kalau mereka diperingatkan akan balas mengancam dan menyalahkan, dan mengatakan bahwa peringatan itu adalah pitnah, dsb….  padahal psikotropika dsb itu sangat membuat orang ketergantungan dan ketagihan dan membutakan akal sehat, membuat orang sulit keluar dari sana, dan lambat atau cepat akan menggerogoti dan menghancurkan (jasmani dan rohani) orang yang ikut di dalamnya.

Terus ada yang bilang dari salah satu dedengkot ECMC begini, “Tapi kan saya tidak pernah rugi, malah saya sudah kembali modal, dan sudah untung berlipat-lipat. Kalau memang ECMC itu scam dan menipu, pasti saya tidak bisa dapat untung dan tidak dapat kembali modal. Lihat tuh (sebagai bukti) mobil mewah saya sudah ada sepuluh biji, garasinya ajah udah gak muat! Gua juga udah berhasil bikin rumah bertingkat-tingkat!!! Gua juga sudah umproh tiap tahun ke Mokah. Gua alhamdulillah, gua gak menipu dan gak merasa tertipu.”

Terus ada salah satu downline menjawab, “Iya, meskipun situ udah balik modal, tapi para bawahan Lo pada modar!!!! Bisa lihat nggak sih Lo????? Para bawahan Lo itu yang datang belakangan pada modar!!!! Jadi Lo (misih tetep aja gak bisa paham dan mau bilang) gak menipu, yah? Dengkul Lo Lo taroh di mana sih? Otak Lo masih ada isinya nggak sih?”

Ok, sekarang mari kita arsip berita dari KONTAN tersebut di sini:

BERITA INVESTASI
BeritaInvestasi Komoditas, HOME ECMC masuk radar satgas investasi

SKEMA INVESTASI
ECMC masuk radar satgas investasi
Oleh Narita Indrastiti – Kamis, 23 Agustus 2012 | 07:59 WIB

KomentarTelah dibaca sebanyak 18603 kaliKomentar

 
JAKARTA. Daftar perusahaan yang masuk radar pengawasan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi, bertambah panjang. Incaran terbaru Satgas Waspada adalah PT East Cape Mining Corporation (ECMC) Indonesia.
Satgas Waspada, Rabu (15/8) lalu, memanggil manajemen perusahaan tersebut untuk menjelaskan skema bisnis mereka. Namun tanpa memberikan alasan jelas, manajemen ECMC tidak memenuhi panggilan tersebut.
Sardjito, Kepala Satgas Waspada Investasi yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Penyidikan dan Penindakan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), menjelaskan, ECMC Indonesia, sebenarnya, sudah masuk dalam pantauan Satgas, sejak tahun lalu. Adalah pengaduan dari masyarakat yang merasa dirugikan yang memicu perhatian Satgas ke perusahaan itu.
Dari hasil penelusuran KONTAN, perusahaan ini memiliki sejumlah website, di antaranya http://www.eastcapemc.com, ecmc-indo.com dan http://www.ecmc-indonesia.com.
Dalam situs http://www.ecmc-indo.com, terpampang surat keterangan domisili perusahaan PT ECMC Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan umum dan jasa. Atas nama Damayanti, perusahaan ini menyewa gedung perkantoran di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Pada bagian paling bawah website ini, tertulis disclaimer bahwa website ini hanya mendukung downline mereka di East Cape Mining Corporation Ltd. Artinya, website ini tidak bertanggung jawab atas segala hal yang berhubungan dengan ECMC Ltd.
ECMC Ltd. mengklaim telah beroperasi sejak tahun 2005 dan memiliki kantor pusat di London, Inggris. Mereka juga mengklaim memiliki perusahaan tambang emas yang berlokasi di Afrika Selatan.
Dalam situsnya, ECMC menawarkan Convertible Preferred Stocks (CPS). Menurut ECMC, itu adalah instrumen investasi berbentuk saham preferen. Investor terlebih dahulu harus membeli CPS minimum sebanyak 600 saham dan maksimum 250.200 saham. Pemegang saham ini berhak mendapatkan dividen tetap tiap bulan.
CPS ini bisa ditukarkan dengan saham biasa ECMC, jika perusahaan memutuskan untuk go public. ECMC Ltd. mengaku akan melakukan initial public offering (IPO) pada 2014. Hingga berita ini ditulis, KONTAN belum berhasil menghubungi pihak ECMC Indonesia.
Skema tidak jelas
Skema investasi yang terpampang di website perusahaan itu, memang tidak begitu jelas. Ichwan, seorang investor ECMC Indonesia bercerita, bergabung sebagai investor sekitar Februari 2012. Menurut Ichwan, skema awal yang ditawarkan ECMC adalah membeli emas dengan hitungan lot. Saat itu, satu lot emas seharga Rp 5 juta.
Setiap investasi 1 lot emas, investor dijanjikan mendapat dividen 1 gram emas, per bulan, atau setara 10% dari investasi awal. “Dividen baru bisa diambil kalau sudah berinvestasi 10 lot emas,” ujar dia, Rabu (22/8).
Namun, sekitar dua bulan lalu, ECMC Indonesia menawarkan skema lain, yakni kepemilikan CPS. Tawaran baru itu muncul, seiring klaim ECMC telah melakukan penawaran saham perdana pada Juli 2012 di London Stock Exchange (LSE). Namun, sejauh pantauan KONTAN, tidak ada perusahaan dengan nama itu tercantum di LSE.
Ichwan curiga, investor yang sudah mendapat untung dari investasi menurut skema lama, tidak bisa menarik kembali modal awalnya.
Ichwan pun mengurungkan niat untuk menambah investasi dan berusaha unsubscribe kepemilikan emasnya agar uangnya bisa kembali sejak 24 Mei 2012. “Sampai sekarang dana saya belum masuk ke rekening saya,” tutur dia. Padahal, janji awal ECMC, investor hanya perlu waktu 45 hari untuk melakukan unsubcribe modal awal.
Ibrahim, Analis Harvest International Futures, menduga, ECMC mencari nasabah untuk bagi hasil keuntungan. Dia bilang, investasi dengan pembagian dividen secara tetap seperti itu, tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan derivatif.
Apalagi jika dividen dibagikan tiap bulan. Menurut Ibrahim, jika benar perusahaan itu berasal dari luar negeri, itu pun sangat berisiko. Sebab, sulit melacak pihak yang bertanggung jawab jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan oleh investor.
“Perusahaan ini juga ditengarai belum mendapatkan izin resmi dari lembaga berwenang,” ujar Sardjito. Dia berharap, pengelola perusahaan itu memenuhi panggilan Satgas dalam waktu dekat. Bagi masyarakat, diharapkan tetap waspada saat ditawarkan skema dengan iming-iming return tinggi.

 

0 KomentarTelah dibaca sebanyak 18603 kaliKomentar

 

 

 

Awas jangan terjebak bujukan rayuan tipuan para antek vgmc, baca butir-butir vaksin penangkal penyakit vgmc di bawah ini

Awas jangan terjebak bujukan rayuan tipuan para antek vgmc, baca butir-butir vaksin penangkal penyakit vgmc di bawah ini. (maaf bahasa saya terlalu kasar, ini agar para member aktif vgmc segera menutup halaman ini dan tidak melanjutkan baca vaksin anti virus vgmc yang saya yakin akan dahsyat luar biasa selama otak pikiran kita bisa jalan secara normal, minimal sesuai dengan kapabilitas otak minimal dari anak yang sekolah di sekolah dasar (sd).

Selengkapnya baca butir-butir vaksin penangkal di bawah ini dengan mata terbuka dan pikiran sehat terbuka, jangan sambil ngantuk, apalagi sambil mendem minum minuman keras atau sambil kebelet mau kaya:

Anda sudah siap (siapkan jasmani dan rohani yang sehat?), silakan mulai baca ini:

http://goo.gl/H52tM <– klik link ini, dan vaksin anti virus vgmc akan dibuka di jendela browser baru. Semoga Anda terbebas dari segala jenis penipuan yang menipu, dan segala jenis virus virus yang mengganggu dan melumpuhkan kerja otak secara waras kita semua. aamiin.

O ya, antivirus vgmc tersebut disusun oleh seorang pakar yang sudah tidak kita ragukan lagi kepakarannya di bidang bisnis dan investasi dengan akal sehat dan tata krama, yakni Bapak Ahmad Gozali. Beliau adalah pakar yang masih memegang tata krama, karena di dalam antivirus di atas Beliau masih memegang teguh tata krama prinsip terkait dengan riba, sebagaimana tertulis dalam salah satu butir antivirus di atas, yang saya kopi sbb:

4c. Klo itu saham istimewa, maka sdh jelas masuk kategori RIBA. Krn berikan hasil FIXED utk hasil usaha yg TDK PASTI. #CEmas

[maksud dari tweet di atas adalah bahwa preference stock (CPS), atau indonesianya saham istimewa, yang dikeluarkan oleh organisasi ilegal vgmc selama ini telah memberikan hasil tetap (stabil, konstan) lebih dari 13-an persen tidak peduli “perusahaan” sedang laba besar atau kecil atau sedang mencret atau sedang masuk angin atau sedang dsb (yakni hasil usaha vgmc di sono /pusat kalau punya pusat, itu kan tidak pasti tapi kok masuk ke bawah kok jadi fixed/pasti berdasarkan uang yang disetor, bukan berdasarkan keuntungan sononya), pokoknya hasil FIXED dipatok 13persen dari yang disetor para petaruh, ya tidak ada bedanya dengan cara para rentenir menghasilkan uang, gitu loooh penjelasannya….]

… so, awas, terutama bagi yang beragama muslim / islam !!! Tapi untuk yang bukan muslim / islam, ya asal Anda memegang akal sehat, tidak tega untuk menipu, maupun tidak rela untuk dikibulin, pasti juga akan beres dari pengaruh virus ini.

Vaksin selengkapnya,  (karena mungkin halaman link vaksin di atas mungkin sudah diedit dengan content lain), berikut saya back up vaksin tersebut di sini:

Berikut penjelasan Ahmad Gozali terkait investasi Emas ECMC/ VGMC by twit @ahmadgozali

Kenapa saya kasih judul “Investasi Emas yg Bikin Cemas” krn invest di ECMC/VGMC itu memang bikin cemas krn banyak ketidakjelasannya. Apa saja yg tidak jelas? dan apa yg bikin Cemas? Kita bahas satu-satu ya… #CEmas

1a. Tidak memiliki domisili yg jelas. ECMC berdomisili di London. Setelah dicek, gunakan alamat virtual office. #CEmas

1b. Prshaan tambang emas itu BESAR sekali modalnya & banyak karywn, masa sih pake virtual office kaya konsultan yg cuma 2-3 org? #CEmas

1c. Dicek lbh lanjut, alamatnya sama dgn SPEEDLINE, perusahaan investasi abal2 & skrg sudah bangkrut. Ngakunya sih forex & emas jga. #CEmas

1d. VGMC domisili di Panama. Ini negara kecil bgt yg dipilih domisili tuk bebas pajak. Dan gak jelas dimana operasional sesungguhnya. #CEmas

1e. Walopun pershannya bener2 ada & operasional, mau invest tanpa perlindungan hukum? telp aja dah internasional, blm bea pengacara. #CEmas

2a. Krn ketidakjelasan domisili & itikad tdk baik tuk transparan DIMANA tambangnya, msh percaya itu beneran perusahaan tambang emas? #CEmas

2b. Kalau betul itu perusahaan tambang emas, apkh skrg tahap eksplorasi (survey2, uji) atau eksploitasi (keruk emas)? #CEmas

2c. Klo dlm tahap eksplorasi, kok bisa kasih bonus emas batangan, darimana emasnya? Klo tahap eksploitasi, kok mau2nya bagi untung2? #CEmas

2d. Coba tanya org2 yg kerja di pertambangan, cek di situs ttg tambang emas, apa bener ada nama perusahaan tambang emas ECMC & VGMC? #CEmas

2e. Kalo bkn tambang emas, lalu siapa? Dugaan saya, money game aja… krn skrg lagi trend emas, mereka pake topeng persh emas. #CEmas

3a. Coba cek website ECMC & VGMC, desainnya beda, tapi kontennya nyaris sama. Masa sih 2 perusahaan emas bikin web copy paste? #CEmas

3b. Siapa tiru siapa gak jelas. Tapi seharusnya, klo itu perusahaan bonafid, dia akan tuntut penirunya. Atau jgn2 mereka sama? (Bersambung dan jangan commentar dulu biar tdk terpotong bacanya)

3c. Klo mereka tdk sama, berarti tdk bonafide. Klo mereka sama, berarti emang udh niat nipu. #CEmas

4a. Perhatikan skema investasinya…. kita disuruh beli saham, lalu diberikan dividen FIXED. Saham kaya gini disebut saham istimewa. #CEmas

4b. Tuk jual saham ke publik, gak boleh sembarangan, hrs ada izin dari otoritas keuangan. Klo lintas negara, pabalieut alias rempong. #CEmas

4c. Klo itu saham istimewa, maka sdh jelas masuk kategori RIBA. Krn berikan hasil FIXED utk hasil usaha yg TDK PASTI. #CEmas

5a. Klo betul perusahaan itu cari investor perlu modal, brp sih perlunya? tuk apa? Sama sekali tdk dijelaskan oleh mereka. #CEmas

5b. Perusahaan beneran pasti ngitung dong, untuk biaya XYZ, diperlukan biaya ABC. Klo gak jelas, duitnya kira2 dipake apa sih? #CEmas

5c. Perusahaan sebesar apapun, jika perlu modal pasti ada batasnya. Batas market, kapasitas produksi, sumber daya, dll. #CEmas

5d. Klo ada perusahaan apapun, perlu modal tapi tidak terbatas, itu tandanya uangnya tidak dipakai untuk usaha. #CEmas

5e. Biasanya, setoran dari investor baru digunakan untuk bayar upeti ke investor yg sdh lama. Makanya tdk dibatasi uang masuknya. #CEmas

Jangan dihapal nama perusahaannya, krn besok bisa ganti & cari mangsa baru dgn nama yg berbeda. Kenali saja ciri yg bikin #CEmas gak jelas.

Dulu mrk pake kedok perusahaan agrobisnis yg sdg trend. Skrg trend emas, pakailah emas. Entah nanti pake kedok apa. Yg pasti, bikin #CEmas

Ciri2 invest yg bikin #CEmas: 1.Invest tdk dibatasi, 2.Hasil FANTASTIS, 3.Bisnisnya gak jelas, 4.MemberGetMember, 5.Legalitas gak jelas,

CEmas dr survey, uji, hingga exploitasi, tambang emas butuh 13 tahun. Kalo persh berdiri 2005, mustinya bg deviden 2013 #ECMC

Ada yg protes “tapi beneran lho saya dpt bonusnya”. Emang betul invest ini betul2 kasi bonus besar. Tapi darimana? Sampe kapan? #CEmas

Belum… karena masih berjalan. Nanti kalo member baru terlalu sedikit tuk bayar member lama, baru deh bangkrut & pada protes.

Semoga Bermanfaat bg rekan2!

Mana buktinya kalau resep antivirus vgmc di atas dibuat oleh Bapak Ahmad Gozali? Ya, kita lihat dan search saja  di history dari Tweet Beliau misalnya di sini:

http://goo.gl/U5aBe (ini adalah 10 tweet yang pertama, karena total ada 30 an tweet, untuk melihat 20 tweet lainnya, adalah dengan mengklik next, di halaman paling bawah dari halaman tersebut.  Tapi hasil search ini hati hati ya membacanya, soalnya hasilnya tidak urut dan jumpalitan, mendingan baca ajah yang sudah diurutkan di atas itu.)

Tambahan (2012/10/12): ini (http://chirpstory.com/li/20745 ) ada link yang runtut kiriman dari seorang pembaca di sini.

Ok, kita arsip dan klipping di sini ya, untuk peringatan bersama di masa-masa mendatang bagi anak-anak dan cucu-cucu kita:

Investasi Bodong #SahamEmas

Apakah investasi #SahamEmas itu legal? halal? dan masuk akal?
by ahmadgozali
6 fav 4995 view
Fav
6

ChirpstoriesOpen Menu

Ada penawaran invest di saham perusahaan emas… Menjanjikan hasil yg WoW… Bener apa bohong tuh? Aman apa nggak ya? Kita bahas yuuuk..
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:12:06 AM PDT

Kita kasih tag #SahamEmas ya… contoh kasus yg kita pakai adlh VGMC & ECMC, mungkin juga ada perusahaan lain yg saya blm tau.
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:23:46 AM PDT

Kok saya berani sebut nama VGMC & ECMC…? | krn perusahaannya gak ada di sini… jadi gak langgar etika ato cemarkan nama siapun 🙂
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:26:15 AM PDT

Tapi tolong jgn hanya fokus di namanya, yg penting fahami skemanya. Sehingga klo ada perusahaan lain, kita sdh faham modusnya #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:27:05 AM PDT

1. Penawaran #SahamEmas yg skrg marak adlh: beli saham perusahaan emas X dgn nilai Y, nanti dikasi dividen senilai Z tiap bulan.
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:30:28 AM PDT

2. Saham X tersebut bisa dipindahtangankan, dividen Z bisa berupa uang atau emas, bisa juga dijual lagi, dll kombinasinya. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:31:04 AM PDT

3. Pertanyaannya: apakah legal? apakah halal? dan apakah masuk akal? kita gunakan 3 parameter tuk menilainya. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:33:01 AM PDT

4. Apakah legal? Tiap perusahaan yg menawarkan saham/obligasi kpd umum di Ind hrs dpt izin dari Bapepam-LK. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:36:00 AM PDT

5. Silakan tanya: apakah ECMC-VGMC memiliki izin tuk jual saham di Ind? Silakan ditanya ya, setahu saya sih nggak. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:39:00 AM PDT

6. Saya gak faham ini masuk pidana atau nggak, tapi yg jelas tidak ada perlindungan hukum apapun kalo ada masalah krn gak resmi. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:43:00 AM PDT

7. Apakah halal? untuk menjawabnya kita perlu tahu hukum saham & dividen (bagi hasil saham). #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:48:00 AM PDT

8. Saham adlh kepemilikan atas perusahaan, jadi prinsipnya halal asalkan perusahaannya beneran ada & produknya halal. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:52:00 AM PDT

9. Sebagai pemilik perusahaan, maka kalau perusahaan untung, kita dpt untung (bagihasil) disebut dividen. Sebaliknya kalo rugi. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 07:56:01 AM PDT

10. Tapi yg ditawarkan ECMC/VGMC adlh CPS (convertible preferred stock/share). Ini adalah saham banci, bkn saham beneran. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:00:07 AM PDT

11. Maksudnya saham banci? Preferred stock itu banci antara saham & obligasi. Dikasi dividen fixed walo perusahaan rugi. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:03:00 AM PDT

12. Skema CPS alias saham banci jelas tdk sesuai syariah, dividennya gak beneran bagi hasil tapi adlh bunga yg statusnya riba. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:07:01 AM PDT

13. Jadi jelas statusnya TIDAK HALAL alias HARAM, berdasarkan Fatwa No: 40/DSN-MUI/X/2003 Pasal 4 ayat 2. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:10:00 AM PDT

14. Pertanyaan ketiga: apakah masuk akal…? | Nah, ini dia… banyak yg janggal, aneh bin ajaib… #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:14:01 AM PDT

15. Kalau ada perusahaan perlu modal, mungkin gak sih modal yg diperlukan “tak terbatas”…? gak masuk akal banget lah. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:17:00 AM PDT

16. Pernahkah ECMC/VGMC sebut brp modal yg diperlukan perusahaan? Gak tuh, pokoknya setoran masuk aja. Ini ciri2 skema moneygame. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:20:01 AM PDT

17. Klo dana masuk tdk dibatasi, sangat patut dicurigai duitnya bkn tuk bisnis. Uang investor baru tuk bayar bonus investor lama. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:23:00 AM PDT

18. Ini berlaku di skema investasi moneygame apapun modelnya. Kebetulan aja emas lagi trend jadi dia ngaku2 tuk #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:26:00 AM PDT

19. Betulkah ECMC/VGMC itu perusah tambang emas? Tidak ada bukti yg bisa mereka berikan. Lokasi tambang dimana pun tdk diketahui. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:29:00 AM PDT

20. ECMC & VGMC punya web yg isinya sama dgn wajah yg beda. Hayo siapa niru siapa? Masak sih perusahaan besar webnya jiplakan 🙂 #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:33:01 AM PDT

21. Kantor ECMC ada di London. Saya telusuri alamatnya, ternyata virtual office doang. Pdhl tambah emas perlu ribuan karyawan. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:36:00 AM PDT
Content from Twitter

22. Buat yg blm tahu apa itu virtual office, itu kantor yg disewa bulanan, bahkan jam2an. Numpang alamat aja sama beberapa meja. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:40:01 AM PDT

23. Sekalian iklan, saya sewakan virtual office di Jkt dgn sewa 4jt/bln tuk kantor & 500rb/bln cuma tuk alamat aja. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:43:00 AM PDT

24. Setelah diselidiki lbh lanjut, alamat yg dipake ECMC itu sama dgn perush moneygame yg udh mati di bidang forex. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:45:01 AM PDT

25. VGMC domisili di Panama. Domisili hukum yg bebas pajak, kantor aslinya tdk jelas dimana. Tambangnya tdk jelas dimana. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:48:00 AM PDT

26. Yg gak masuk akal lagi adlh perusahaan bisa kasi untung FIXED walaupun hasil usahanya gak jelas. Ini mah moneygame bgt dah. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:51:01 AM PDT

27. Aneh, perusahaan msh tahap eksplorasi sdh kasi bonus berupa emas. Hello… beli emas di pasar Cikini…? Duitnya darimana? #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:53:00 AM PDT

28. Tapi knp marak sekali walaupun banyak gak masuk akal? krn gunakan skema vampir: korban jadi pelaku berikutnya. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:55:00 AM PDT

29. Iming2 tinggi menarik para oportunis rakus, walaupun sdh tahu ini moneygame. Selanjutnya cari mangsa yg lain tuk balik modal. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 08:58:00 AM PDT

30. Saya kultwit ini bbrp bulan lalu saat ECMC msh jaya, lalu diserang bbrp org investor. Jgn ganggu periuk nasi orang katanya. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:00:13 AM PDT

31. Saat ini ECMC sdh default, baca TL @endykurniawan tuh kisah pilu para investornya. VGMC msh ada, tapi gak bakal lama lagi. #SahamEmas
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:03:01 AM PDT

32. Sekali lagi, jangan cuma lihat nama. Pelajari modus skemanya, agar lain kali muncu dgn nama lain & perush yg beda, kita tahu itu bodong.
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:05:00 AM PDT

Saya yakin beberapa bln lagi akan bermunculan yg baru dgn skema yg mirip2. waspadalah2…. Yg gak masuk akal, gak usah masukin kantong.
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:16:00 AM PDT

Ada yg pernah ngaku “Sebetunya saya juga tahu ini moneygame, tapi lumayan kan klo bisa untung dulu sblm bangkrut, toh modalnya kecil” 😦
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:21:32 AM PDT

Solusi bagi yg sdh terlanjur gabung? Serba salah sebetulnya. Kalo ditarik rame2 jadi rush, langsung kolaps. Klo didiemin, makan korban baru.
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:32:57 AM PDT

Kaidah menyatakan: menghindari mudharat diutamakan dibanding cari manfaat. Rush aja sekalian, setidaknya gak nambah korban baru.
ahmadgozali 05/Sep/2012 09:34:12 AM PDT

The page you requested was not found. Sebelum korban bisnis scam terus berjatuhan!

“Jadi jelas sekali mengapa mereka, VGMC, menjual sahamnya ke negara-negara miskin, banyak pengkhayal seperti Indonesia. Infrastruktur pasar sekuritas kita belum kuat: mereka tahu itu. Kita ingin kaya mendadak: mereka tahu itu. Kita ingin dianggap intelek, berkelas karena berbisnis modern, online: mereka tahu itu. Kita bodoh, naif: dari dulu mereka tahu itu. Kita mengakses internet hanya untuk berhahahihi, memperbarui status: mereka tahu itu. Kita muslim tapi ragu-ragu dengan riba: mereka sangat tahu itu.

Mereka tahu semua keinginan dan kelemahan kita. Tapi kita masih membiarkan mereka mengeruk uang kita, memupuk dosa.”

[backup artikel bagus yang terhapus dari kompasiana dot com; artikel ini adalah backup sementara dari website yang tidak bisa dibuka; bila ada yang berkeberatan terhadap back up ini, mohon komplain kepada admin. thanks.] yang tadinya beralamat di http://ekonomi.kompasiana.com/moneter/2012/09/18/sebelum-korban-bisnis-scam-terus-berjatuhan/ tapi menghasilkan pesan:

The page you requested was not found.

Sebelum korban bisnis scam terus berjatuhan!

OPINI | 18 September 2012 | 12:15Dibaca: 18   Komentar: 0   Nihil

Hampir tengah malam seseorang mengakses YM Pingbox di blog saya dan mengirimkan pesan ke saya.

Visitor 10.1xx : Selamat malam gan

Saya                     : Malam

Visitor 10.1xx : Bisa minta tolong gan?

Saya                     : Saya bisa bantu apa, ya?

Sebelum ia kembali mengirimkan pesan saya periksa akun YM saya dan terlihat bahwa pengunjung ke 10 ribu sekian itu sedang ada di laman artikel tentang ECMC. Awalnya saya malas meladeni kalau-kalau orang ini adalah aktivis VGMC yang memang kelihatan tidak senang dengan artikel saya. Padahal bukan saya satu-satunya orang yang berkampanye mematahkan logika bisnis tidak sehat VGMC ini. Sangat banyak yang lain.

Tapi karena yang menyapa saya ini sedang membaca artikel tentang ECMC, saya tenang-tenang saja. Sudah banyak investor ECMC yang menumpahkan uneg-unegnya ke blog saya atas kegagalan mereka di ECMC dan menyesal mengapa artikel saya baru terbit belakangan setelah mereka terperangkap tidak bisa mendapatkan uang mereka kembali. Jadi, saya yakin “Visitor 10.1xx” yang ini juga adalah salah satu yang ingin berkeluh kesah.

Visitor 10.1xx : Saya sudah tidak menerima dividen dari ECMC sejak bulan Juli, Gan.

Saya                     : Waduh, boss, saya bukan orang ECMC dan bukan aparat.

Saya                     : Tapi setahu saya investor ECMC sudah memasukkan laporan ke polisi.

Saya                     : Setelah ini juga akan menyusul VGMC, boss.

Visitor 10.1xx : VGMC juga penipuan, ya, Gan?

Saya                     : Skemanya kan sama, ya, nasibnya akan sama juga

Visitor 10.1xx : Apa iya, Gan? Aduh…Saya terlambat dong?

Saya                     : Coba saja gabung ke akun FB di sini (saya memberi link) dan baca artikel ini.

“Visitor 10.1xx” ini kemudian diam, mungkin ia sedang membaca link yang saya berikan. Lalu saya beranikan bertanya hal cukup sensitif.

Saya             : Kalau boleh tahu, anda rugi berapa, bos?

Saya menunggu tapi tidak ada respon. Tak lama kemudian muncul

Visitor 10.1xx has singed off

Ia tidak bersedia menjawab dan saya berprasangka baik saja.

——

Jelas telah jatuh korban yang banyak karena ECMC (dan karena keluguan, kenaifan, dan, maaf kerakusan kita sendiri!). Lihat saja semua sumpah-serapah yang ditumpahkan di akun http://www.facebook.com/groups/395735320487686/ ini. Saya menyayangkan hal ini terjadi di tengah-tengah keluhan masyarakat bahwa tingkat kesejahteraan kita masih rendah, biaya sekolah yang mencekik orang tua, harga-harga menaik tidak terkendali, dan lain-lain kesusahan hidup, namun dengan lugunya orang-orang mau dicocok hidungnya datang ke bank menggadaikan SK, sertifikat tanah, rumah, dan apapun yang bisa digadaikan hanya untuk mendapatkan pinjaman agar bisa menyetorkan dana ke sebuah perusahaan di Samoa (juga mengaku di Inggris), yaitu ECMC dan Panama, yaitu VGMC.

Saya menekankan bahwa tindakan yang lakukan ini, memercayakan sedemikian banyak uang anda ke perusahaan yang tidak jelas bisnisnya, kredibilitasnya, dan integritas pengurusnya adalah perbuatan yang sangat sangat sangat berbahaya? Jika anda meragukan kebenaran saya, integritas saya menulis peringatan-peringatan seperti ini di dunia maya, anda masih bisa memeriksa ketepatan fakta yang saya tulis karena saya memberikan kepada anda tautan-tautan yang menjadi landasan saya berbicara, anda bisa memeriksa integritas, kompetensi saya melalui banyak situs. Anda dengan mudah akan menemukan semua riwayat saya di internet dengan mengetikkan nama saya.

Tapi apakah anda bisa menemukan riwayat orang yang mengaku direktur VGMC dan ECMC? Di zaman internet ini, seseorang yang mengaku mengelola bisnis multinasional (ingat, tambang VGMC ada di dua benua, kantor di dua benua, investor di tujuh benua!) tapi beritanya hanya bisa ditemukan di akun FB dan Twitter? Tidakkah seharusnya mereka pernah dimuat di majalah bisnis dunia, atau setidaknya regional?

Kenyataannya tidak.

Dan korban-korban akan terus berjatuhan. ECMC sudah tamat, investor sudah tidak berdaya. Sekarang waktunya kita menunggu kejatuhan VGMC. Mereka masih berkampanye di seluruh Indonesia. Mereka masih menyerang orang-orang yang berkampanye-kontra dengan meninggalkan pesan-pesan pedas di blog dan akun FB saya.

Hanya saja, saya akan terus memberikan peringatan. Dan peringatan saya kali ini saya ambil dari peringatan yang pernah diterbitkan oleh pemerintah AS.

Saya berharap sekali para mujahid VGMC berdoa agar dibukakan hati dan tidak menghasut orang bahwa apa yang akan saya sampaikan berasal dari sebuah negara kafir. Ya, AS mungkin sebuah negara kafir tapi negara kafir itu jauuhhhhhh lebih islami dalam melindungi warga negara mereka.

Pertama, mari kita pahami bersama bahwa klaim VGMC bahwa CPS yang mereka tawarkan adalah bentuk kepemilikan saham perusahaan. Perusahaan ini sendiri belum IPO, baru akan IPO, menurut mereka, tahun 2015. Pemerintah AS menyebut penawaran seperti ini dengan penawaran saham pra-IPO (lihat tautan no. 1). Karena belum IPO, maka saham perusahaan tersebut belum terlindungi oleh undang-undang AS dan karena belum terlindungi, maka ada tiga risiko yang akan dihadapi investor saham pra-IPO. (Penjelasan berikut adalah terjemahan dari konten yang ada di Tautan 1.)

[1] Penawaran tersebut bisa jadi ilegal.  Mengapa ilegal? Karena setiap perusahaan yang ingin menawarkan saham ke publik harus mencatatkan transaksi ke SEC (setara BAPEPAM-LK di Indonesia) atau memenuhi syarat pengecualian. Apa syarat pengecualian yang harus dipenuhi itu? Pengecualian yang harus dipenuhi itu dimuat di dalam Regulation D dari UU Sekuritas di AS (periksa lebih jauh Tautan no. 2).

Regulation D ini membolehkan perusahaan untuk tidak mendaftar sahamnya ke SEC jika mereka bisa memenuhi tiga aturan. Aturan tersebut adalah Rule 504505, dan506 (periksa lebih jauh Tautan no. 3, 4, dan 5 berturut-turut).

Rule 504 mengatur bahwa perusahaan BISA mengunakan pengecualian untuk meregistrasikan saham ke SEC jika (a) bukan perusahaan yang dikategorikan sebagai “perusahaan cek kosong”, (b) tidak diwajibkan menyerahkan laporan menurut UU Pasar Modal 1934. Selain itu perusahaan jenis ini (c) dilarang menyebarluaskan atau mengiklankan saham mereka ke publik dan (d) pembeli menerima sekuritas “berbatas/restricted”, yaitu bahwa sekuritas tersebut TIDAK BOLEH dijual tanpa diregistrasi ke SEC atau mematuhi aturan pengecualian yang relevan dengannya.  Rule 504 juga membolehkan perusahaan menjual saham yang belum dicatatkan/diregister di SEC asalkan saham dijual ke pemilik yang tereakreditasi (acredited investor).

Di atas disinggung dua istilah: perusahaan cek kosong dan investor terakreditasi. Perusahaan cek kosong, menurut SEC adalah perusahaan yang masih dalam tahap pengembangan yang tidak memiliki rencana bisnis atau tujuan yang spesifik ….Perusahaan ini biasanya berhubungan dengan investasi yang spekulatif dan seringkali termasuk ke dalam kelas saham yang disebut SEC sebagai “penny stocks” atau dianggap sebagai “microcap stocks”.

Kedua, yang disebut dengan investor terakreditasi ada beberapa. Saya ambil beberapa yang relevan dan poin-poin tidak sesuai urutan yang dimaksud di situs (periksa Tautan no. 6 jika ingin mengetahui lebih lengkap):

(a) Bank, perusahaan asuransi…

(b) Organisasi sosial, perusahaan, atau persekutuan dengan aset paling sedikit $5 juta

(c) Direktur, manajer, atau rekanan dari perusahaan yang menjual sekuritas

(d) Sebuah perusahaan yang semua pemiliknya adalah investor terakreditasi

(e) Orang pribadi dengan kekayaan bersih, atau kekayaan bersama dengan pasangannya, minimum $1 juta pada tanggal pembelian, tidak termasuk rumah kediaman utama orang tersebut, dan

(f) Orang pribadi dengan pendapatan minimum $200.000 tiap-tiap tahun selama dua tahun terakhir atau pendapatan bersama dengan pasangannya minimum $300,000 untuk tahun-tahun yang sama, dan memiliki ekspektasi pendapatan yang senilai pada tahun ini.

Rule 505 dari Regulation D membolehkan sebuah perusahaan menawarkan sekuritas tanpa harus meregistrasi saham ke SEC jika:

(a) Maksimum menawarkan dan menjual saham senilai $5 juta selama perioda 12 bulan,

(b) Menjual kepada investor terakreditasi dalam jumlah yang tidak terbatas dan hanya boleh menjual ke sebanyak-banyak 35 orang lain yang tidak memiliki kecanggihan yang memadai atau standar kekayaan yang cukup untuk memenuhi pengecualian-pengecualian yang lain.

(c) Memberitahu pembeli bahwa mereka menerima saham “terestriksi”, yang artinya tidak bisa dijual selama enam bulan atau lebih tanpa terlebih dahulu mendaftarnya, dan

(d) Tidak menyebarluaskan atau mengiklankan penjualan sekuritas.

Seandainya anda termasuk ke dalam pembeli prospektif, baik anda termasuk investor terakreditas maupun tidak, maka perusahaan wajib menyediakan laporan keuangan yang (poin pertama saja yang saya ambil karena lebih relevan):

(a) Disertifikasi (maksudnya diperiksa dan ditandatangani) oleh akuntan publik

(b) …

(c) ….

Terakhir Rule 506 dari Regulation D menyatakan bahwa perusahaan bisa menggunakan pengecualian yang ada di Rule 506 untuk mendapatkan uang tanpa batas jika memenuhi aturan-aturan berikut:

(a) Perusahaan tidak menyebarluaskan atau mengiklankan penjualan sekuritas ke pasar.

(b) Menjual hanya kepada menjual sekuritas ke investor terakreditasi yang tidak terbatas jumlahnya dan hanya maksimum 35 penjualan lain. Setiap investor yang tidak terakreditasi haruslah canggih, yaitu memiliki pengetahuan dan pengalaman masalah keuangan dan bisnis yang memadai yang membuat mereka bisa mengevaluasi keunggulan dan risiko investasi yang mereka inginkan.

(c) Laporan keuangan harus disampaikan seperti yang dimaksud di Rule 505, dan

(d) Pembeli menerima sekuritas “terestriksi”, yaitu sekuritas itu tidak bisa dijual setidaknya selama satu tahun tanpa terlebih dahulu mendaftarkannya.

Mari sekarang kita daftar poin-poin mana yang sangat mungkin telah dilanggar VGMC dan menjadikan penawaran VGMC ilegal, seandainya aturan-aturan itu diadopsi di Indonesia secara utuh, misalnya karena alasan kelengkapan aturan tersebut.

(1) Apakah investor personal VGMC terakreditasi? Lebih spesifik, apakah penghasilan setahun harus telah mencapai sekian ratus juta? Jawabannya TIDAK. Semua kelompok masyarakat disasar: mahasiswa, ibu rumah tangga, pegawai negeri sipil dan militer, bahkan pensiunan. Yang penting ada uang dan kalau perlu berhutang.

(2) Apakah VGMC beriklan? Ya. Mereka membeli koran, mereka, para investor terutama, membuat blog yang memamerkan keberhasilan mereka dan merayu orang-orang untuk bergabung melalui cerita-cerita keberhasilan, dan mereka menggalang dana melalui makan malam yang melibatkan pesohor, musisi, dan, terkutuklah kalau benar, ustad.

(3) Apakah VGMC memiliki laporan keuangan? Apakah laporan keuangannya telah diaudit oleh sebuah akuntan publik? Tidak ada satupun bukti bahwa VGMC telah memiliki laporan keuangan dan tidak ada bukti bahwa sebuah laporan keuangan telah pernah diperiksa oleh akuntan publik manapun di muka bumi.

(4) Apakah setelah membeli saham VGMC, investor VGMC membatasi diri (merestriksi) untuk tidak menjual saham kepada orang lain? Jawabannya: malahan mereka segera mencari investor berikutnya dan diizinkan, kalau tidak dikatakan didorong, menjual sahamnya kepada orang lain.

Melihat kehati-hatian yang diwajibkan oleh SEC seperti di atas, saya tidak bisa menyimpulkan bahwa bisnis ini ilegal. Dan dengan sangat yakin saya menyimpulkan bahwa VGMC menawarkan saham secara ilegal dan siapapun yang terlibat dalam aktivitas perdagangan sahamnya kemudian melakukan tindakan ilegal. Dan anda tahu sendiri bahwa barang siapa yang melakukan sesuatu yang ilegal, maka ia adalah penjahat, kriminal. Sadar atau tidak sadar.

Risiko kedua dan ketiga adalah sebagai berikut.

[2] Anda membeli saham yang tidak teregistrasi.  Jika jenis saham ini yang anda beli maka yakinlah bahwa anda akan kesulitan untuk menjual kembali saham tersebut jika anda ingin mencairkan uang anda sebelum perusahaan tersebut IPO. Anda juga akan kesulitan untuk memeroleh informasi yang current dan andal tentang perusahaan.

[3] Perusahaan tersebut tidak pernah benar-benar mempublik. Dalam banyak kasus, menurut SEC, para penipu (fraudster) merayu-rayu investor dengan nilai saham yang akan meroket pasca-IPO dan bahwa IPO akan dilakukan dalam waktu dekat, tidak lama lagi. Tujuannya adalah untuk mendesak calon investor untuk tertarik menanamkan uang. Jika perusahaan tidak pernah mempublik? Uang anda hilang begitu saja.

Mari kita cermati poin peringatan no. 2 dan 3 yang diberikan oleh SEC di atas. Saham VGMC jelas tidak teregistrasi. Lihat saja ECMC, setelah “IPO” pun, demikianlah berita dan klaim mereka, apakah akhirnya saham-saham yang dulu dibeli para pemegang saham telah diregistrasi? Yang terjadi justru para investor tidak bisa mengonversi saham-saham mereka, tidak mendapatkan “dividen” lagi, dan tidak tahu nasib perusahaan mereka, ECMC. Sebuah perusahaan bernama Lead All Investment Ltd.melakukan penawaran saham perdana di Inggris dan menurut petinggi ECMC itu adalah IPO mereka. Jadi, bukanlah ECMC? Apa hubungan dengan Lead All Investment Ltd dengan ECMC? Bagaimana perusahaan yang ini akan mengakui, menerima, dan mencatatkan saham-saham CPS milik para pemegang saham ECMC?

Ketika membaca keluhan investor ECMC di mana-mana bahwa mereka tidak bisa lagi mengakses akun mereka, tidak mendapat dividen setelah IPO, saya hanya bisa sedih, menyesalkan bahwa mereka sama sekali tidak paham apa itu IPO. Lalu mengapa berbisnis saham? Saham preferen, pula. Tahukah anda bahwa saham preferen tidak memiliki hak suara? Tahukah anda apa itu hak suara, wahai investor?

Hingga sekarang hanya Tuhan-lah yang tahu apa nasib saham-saham itu. Analis saham di dunia hanya geleng-geleng kepala dan sedih karena yang terjebak di dalam bisnis ECMC/Lead All Investment Ltd berasal dari negara-negara MISKIN di Asia. (Lihat http://www.justanswer.com/fraud-examiner/707gv-east-cape-mining-corporation-limited-scam.html).

Kembali ke VGMC.

Apakah VGMC berbisnis secara sehat?

Apakah VGMC telah mematuhi aturan keamanan investor AS, seandainya ia menjual saham CPS-nya di sana. Saya sangaaaaaaaat yakin bahwa tidak ada pembeli saham CPS VGMC di AS. Jika ada, maka dengan segera mereka akan diberangus pemerintah AS. FBI akan menyisir setiap personal VGMC yang menawarkan saham ke warga negara mereka.

Jadi jelas sekali mengapa mereka, VGMC, menjual sahamnya ke negara-negara miskin, banyak pengkhayal seperti Indonesia. Infrastruktur pasar sekuritas kita belum kuat: mereka tahu itu. Kita ingin kaya mendadak: mereka tahu itu. Kita ingin dianggap intelek, berkelas karena berbisnis modern, online: mereka tahu itu. Kita bodoh, naif: dari dulu mereka tahu itu. Kita mengakses internet hanya untuk berhahahihi, memperbarui status: mereka tahu itu. Kita muslim tapi ragu-ragu dengan riba: mereka sangat tahu itu.

Mereka tahu semua keinginan dan kelemahan kita. Tapi kita masih membiarkan mereka mengeruk uang kita, memupuk dosa.

Sleman, 18 September 2012

Rahmat Febrianto

@rfebrianto

http://2eyes2ears.blogspot.com

http://kompasiana.com/rfebrianto

Tautan:

(1) http://www.sec.gov/investor/pubs/preipo.htm

(2) http://www.sec.gov/answers/regd.htm

(3) http://www.sec.gov/answers/rule504.htm

(4) http://www.sec.gov/answers/rule505.htm

(5) http://www.sec.gov/answers/rule506.htm

(6) http://www.sec.gov/answers/accred.htm

Penegasan sekali lagi: blog ini bukan untuk konsumsi/dibaca oleh para anggota militan vgmc

Penegasan sekali lagi: blog ini bukan untuk konsumsi/dibaca oleh para anggota militan vgmc. Mereka yang sudah menjadi militan di sana tentu saja sudah melewati fase-fase kritis demam panas tinggi dan perang batin untuk terjerumus di sana, meski bisa  dimungkinkan adanya peluang untuk tobat, walau peluang itu sangat kecil sekali. Saya yakin Anda akan sangat kesulitan membaca dan memahami paparan-paparan yang ada di sini (kecuali kalau datang hidayah kepada Anda). Oleh karena itu, tolong segera tutup halaman ini agar Anda bisa konsentrasi untuk beraktivitas di sana. “Serangan” (menurut mereka) yang datang dari blog ini tentu akan menambah rasa solid di antara mereka untuk balik membuat “strategi” (serangan-serangan) tandingan agar serangan ini bisa memulihkan kembali aktivitas mereka di sana. Dan tentu tidak ada maksud blog ini untuk menyerang mereka, lha wong semua isi dari blog ini untuk antisipasi agar manusia bisa kembali mendaya guna kan akal sehat mereka je….. biar tidak mudah diakalin je….. lha kok mereka malah menganggap ini sebagai serangan, pitnah, dsb. Ya namanya orang kalab (nasehat apa pun selalu disalahpahami), gimana ya caranya untuk mengingatkan; ya pokoknya tidak mudah lah, meskipun itu juga bukan hal yang mustahil.

Sementara itu bagi mereka yang mememeluk agama muslim dan masih mengakui bahwa memakan riba itu haram lah yang menjadi terutama sasaran utama pembaca dari blog ini. Mereka inilah yang masih mudah untuk diingatkan dan diberitahu untuk waspada.

Sementara itu bagi yang bukan muslim atau muslim / islam tapi sudah jauh dari agamanya, tentu blog ini hanyalah untuk wacana referensi saja. Dan bagi mereka tentu untuk menolak adalah dengan cara logika dan akal sehat. Saya yakin, yang akal sehatnya masih jalan, juga masih bisa dengan mudah untuk diingatkan dan diberi tahu.

Dan keberatan unsur riba tentu saja adalah salah satu keberatan (yang saya kira risikonya paling berat, karena ada risiko penderitaan selama-lamanya bukan hanya terhadap yang bersangkutan, tapi juga kepada mereka yang ikut disuapin dari hasil bermain riba di sana) di samping berbagai macam keberatan yang sudah kita ungkap dengan gamblang di blog ini. Demikian harap Anda maklum adanya.

Contoh testimoni tentang bergabung dengan VGMC yang paling benar dan tepat adalah seperti ini

Contoh testimoni tentang bergabung dengan VGMC yang paling benar dan tepat adalah seperti ini:

https://ajarilah.wordpress.com/2011/12/18/vgmc-virgin-gold-mining-corporation-model-bisnis-investasi-online-marak-di-indonesia-akhirnya-dinyatakan-ilegal-menipu-scam-dan-penipuan/#comment-373

Testimoni di atas ini singkat padat dan to the point, tegas, lugas,  dan bisa langsung menyingkap secara implisit bahwa vgmc adalah penipuan, menipu, dan scam dengan skema hyip. Karena mengandung unsur skema judi, maka dapat dipastikan akan ada pihak yang “untung” secara uang dunia dan akan ada yang “buntung”  atau rugi secara uang. Karena itu jauhilah sejauh-jauhnya.

Bapak Rudiyanto menjawab soal bolehkan berinvestasi di VGMC

Bapak Rudiyanto menjawab soal bolehkan berinvestasi di VGMC, terkait berita propaganda vgmc yang semakin heboh dan mengganggu dunia …

[dikopi (sebagian) dari http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/08/31/pasar-asing-selalu-benar/ %5D
bambang
September 4th, 2012 at 00:08 | #3 Reply | Quote
Kepada Yth. Bapak Rudi
Saya tidak terlalu banyak mengerti mengenai produk saham, tapi saya mau menanyakan apakah menanam saham di vgmc.com menurut bapak apakah saya sudah benar ? kemudian bagaimana saya menilai bahwa investasi saham di vgmc itu benar ?
Mohon solusinya dan terima kasih sebelumnya

Rudiyanto
September 5th, 2012 at 12:06 | #4 Reply | Quote
@bambang
Selamat Siang pak Bambang,
Terkait bagaimana cara menilai apakah jika dana ditanamkan di suatu tempat benar atau tidak dalam konteks instrumen tersebut adalah saham, ada beberapa masukan dari saya. Sebelum berinvestasi anda harus mengecek beberapa hal antara lain:
1. Apakah perusahaan itu telah terdaftar di Indonesia? Jika tidak bagaimana anda bisa tahu perusahaan tersebut benar ada atau tidak?
2. Dalam konteks perusahaan tersebut menerima setoran dana dari masyarakat, apakah perusahaan tersebut sudah mendapat izin dari BAPEPAM-LK, BAPPEPTI, atau Bank Indonesia? Sebab tidak sembarang perusahaan boleh melakukan penghimpunan dana dari masyarakat umum. Dan jika bermasalah, kemana anda mau mengadu?
3. Apakah dana yang anda setorkan tersebut disimpan di dalam bank kustodian yang membuat si pemegang rekening tidak punya kesempatan untuk membawa kabur dana tersebut? Dalam konteks reksa dana, dana investasi disimpan dalam rekening bank kustodian yang pelaksanaannya diawasi oleh Bank Kustodian untuk memastikan Manajer Investasi tidak keluar dari jalurnya. Apakah di instrumen yang anda investasikan tersebut juga menawarkan fasilitas serupa?
4. Apakah anda sudah mempelajari modus penipuan di Koperasi Langit Biru, Dressel (WBG), investasi amanah dan banyak sekali kasus penipuan lainnya dan membandingkan dengan tempat anda mau berinvestasi ini. Apakah memiliki skema yang sama?
5. Terakhir tidak ada investasi yang dijamin. Semakin tinggi return maka semakin tinggi pula risikonya. Jadi sangat penting untuk memahami faktor risiko tersebut.
Semoga bermanfaat.

bambang
September 13th, 2012 at 13:09 | #5 Reply | Quote
terima kasih pak rudi atas masukannya. Untuk di vgmc memang tidak terdaftar di bappepti dsb di indonesia karna masih bersifat internasional dan merekapun masuk ke dalam rekening person yang mewakili perusahaan vgmc. Setiap pengumuman/pemberitahuan bahwa dana masuk/keluarpun langsung kita terima lewat sms/email dari nomor luar negeri (dubai, kantor operasional vgmc). Dan orang orang perusahaan vgmc pun juga pernah datang ke indonesia dengan banyak mengundang banyak orang baik di jakarta maupun padang. pengembaliannya dengan sistem dividen 9 – 11 % tergantung dari naik turunya nilai emas (dalam bentuk try once). Pencairan sebulan sekali setiap tanggal satu dan proses seminggu baru cair di rekening kita masing2 dengan pengirim atas nama person juga (perwakilan yang ditunjuk oleh vgmc). Nah sekarng bagaimana kita mengetahui bahwa vgmc terdaftar di dubai secara legal ? atau terdaftar secara international ? kalau pengaduan secara international kemana tujuannya ? vgmc punya tambang emas di afrika selatan dan di amerika, terima kasih pak rudi, mohon informasinya

Rudiyanto
September 13th, 2012 at 18:01 | #6 Reply | Quote
@bambang
Yth Pak Bambang,
Jika sudah tidak terdaftar di Indonesia dan hanya untuk memahami bisnis perusahaan saja sudah sedemikian susahnya, maka saran saya sebaiknya tidak berinvestasi disitu. Investasilah pada instrumen dan perusahaan yang anda pahami.
Semoga bermanfaat.