Hipotesis statistik peserta jamaaah bisnis scam hyip berbasis ponzi ponzi an

Saya mempunyai hipotesis statistik peserta jamaaah bisnis scam hyip berbasis ponzi ponzi an.  Hipotesis saya berbunyi sbb: “Mayoritas peserta adalah ahli judi, kemudian jumlah peserta terbesar kedua adalah para penganut agama tetapi sudah tidak lagi mempedulikan ajaran agama mereka, kemudian sisanya adalah lain lain.”

Alasan mengapa mayoritas jamaah bisnis scam berbasis ponzi adalah ahli judi:

  • dari komentar yang masuk (dan tentu yang saya blokir–tidak tampil di blog saya), banyak komentar yang bernada marah-marah, misuh-misuh, dan sangat tidak akademis. Bukankah ini komentar dari ahli judi dan mungkin para pemabok? Orang seperti ini sangat tidak bisa mendapatkan masukan, dan sangat alergi kalau duduk berdampingan dengan orang yang tidak sepaham dengan mereka. Dugaan saya kelompok inilah yang menjadi penggerak utama dari bisnis scam berbasis ponzi selama ini. Dugaan saya selanjutnya adalah secara historis mereka pernah sering mengikuti program program scam berbasis ponzi di masa lalu yang sekarang sudah pada ambruk, dan dulu mereka sudah pada kembali modal dan sudah mendapatkan “untung besar”. Karena sifat ahli judi adalah ketagihan sehingga setiap kali ada program scam berbasis ponzi yang baru, mereka inilah yang selalu mendaftar pertama kali karena sudah bukan rahasia lagi kalau program scam berbasis ponzi yang berpeluang “untung besar” adalah mereka yang mendaftarnya awal-awal.
  • Dari butir di atas, karena sifat ahli judi adalah membolehkan segala macam cara, maka segala cara akan ditempuh untuk membujuk, dan merayu, setiap orang agar bisa masuk ke dalam jamaah scam berbasis ponzi. Nah, dari sinilah kalangan beragama yang sudah renggang dalam pengamalan agama mereka terbujuk dan terpedaya. Mereka masuk ke dalam golongan kedua dari hipotesis saya. Sebagian dari golongan ini ada yang menikmati perbuatan mereka sehingga bagian ini bermigrasi menjadi golongan pertama, artinya, kalau nanti ada program scam berbasis ponzi lagi mereka akan mendaftar di urutan pertama para pendaftar. Hanya sebagian kecil yang mau bertobat dan sadar untuk kembali ke ajaran agama mereka.
  • Golongan terakhir yang masih menjadi tanda tanya saya adalah kelompok orang orang yang bukan merupakan golongan pertama dan bukan merupakan golongan kedua.

Di luar dari semua itu adalah golongan semacam saya yang sangat keras menolak segala bentuk penipuan dan kelicikan termasuk bentuk program scam berbasis ponzi.

Beri Tanggapan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s